Aircast sendiri umumnya merujuk pada perangkat lunak yang digunakan dalam industri penyiaran (broadcasting), baik untuk manajemen pemutaran audio/otomatisasi radio (radio automation), sistem kontribusi berita, maupun manajemen konten siaran digital yang bertujuan Memastikan pengguna memahami seluruh fitur, menu, dan alur kerja (workflow) yang ada di dalam aplikasi, Menyamakan persepsi dan metode kerja antar pegawai agar proses penyiaran berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, Mengurangi risiko kesalahan teknis saat siaran langsung (on-air) maupun saat persiapan materi siaran (production) dan Memastikan investasi teknologi tidak sia-sia dengan memanfaatkan fitur-fitur canggih secara maksimal (misalnya penjadwalan otomatis, manajemen database lagu/iklan, atau integrasi berita)